Teori Belajar Konstruktivisme dengan Humanisme

Teori Belajar Konstruktivisme dan Humanisme

Hallo, selamat siang, artikel ini akan menjelaskan tentang makalah tentang narkoba Teori Belajar Konstruktivisme dan Humanisme simak selengkapnya.

by Dr. Rika Ariyani, M.Pd.I

Teori Belajar Konstruktivisme dan Humanisme- Teori belajar konstruktivisme dan humanisme merupakan alpa satu bahan yang saya ajarkan ala mata kuliah "Teori Belajar dan Pembelajaran PAI" ala mahasiswa abah Pendidikan Agama Islam STAI SMQ Bangko.

Untuk itu, di pada artikel ini akan dibahas mengenai apa itu aturan belajar konstruktivisme? dan apa pula yang dimaksud dengan aturan belajar Humanisme? 

Teori Belajar Konstruktivisme dan Humanisme


Teori Belajar Konstruktivisme

Teori belajar konstruktivisme yaitu aturan belajar yang bersifat generatif yang artinya mengambil makna dari apa yang dipelajari. 

Teori ini hampir sama dengan aturan kognitif, yang juga menggarisbawahi proses, meski baginya hasil juga penting.

Konstruk yaitu membentuk apresiasi sendiri dari apa yang menduga dipelajari. 

Tujuannya ialah supaya siswa bertambah mandiri pada berpikir, dan supaya mereka mengerti bahwa belajar ialah menanggung mencecap jawab mereka sendiri.

Teori ini bisa juga disebut sebagai aturan perkembangan kognitif. Peserta ajar diharapkan selalu aktif, dosen hanya berfungsi sebagai mediator dan fasilitator.

Hakikat pembelajaran menurut aturan ini ialah pengetahuan tak dapat dipindahkan begitu saja dari pikiran dosen ke siswa, siswa harus aktif secara mental untuk membentuk struktur pengetahuannya.


Teori Belajar Humanisme

Teori belajar humanisme yaitu aturan belajar yang ditujukan untuk memanusiakan manusia. 

Teori ini berfokus ala daya manusia untuk mencari dan menciptakan kemampuan yang mereka punya. 

Tujuannya ialah untuk mendukung siswa mengembangkan dirinya, yaitu mendukung mereka mengenal awak mereka sendiri dan mendukung pada mewujudkan potensi-potensi yang ada pada awak mereka.

Aplikasi aturan ini, dosen sebagai penyedia berperan pada melepaskan motivasi dan memberi kesadaran mengenai makna belajar.

Guru tak bisa memaksakan bahan yang tak disukai peserta didik. Jika siswa tak bisa ilmu hitung alias asal usul bukan akibat mereka bodoh, tetapi akibat mereka belum fasih arti penting ilmu hitung dan asal usul untuk mereka. 

Oleh akibat itu, dosen harus fasih prilaku siswa, dan berusaha melepaskan pengertian dan penjelasan sehingga mereka paham apa pasal mereka harus mempelajarinya.

Demikian uraian singkat mengenai aturan belajar konstruktivisme dan aturan belajar humanisme, semoga bermanfaat, lebih-lebih bagi getah perca pendidik yang ada di seluruh Indonesia.

Sekian detil mengenai Teori Belajar Konstruktivisme dan Humanisme semoga tulisan ini bermanfaat salam.