Pengertian dan Jenis-jenis Kuesioner Dalam Penelitian Kuantitatif

Pengertian dan Jenis-jenis Kuesioner Dalam Penelitian Kuantitatif

Allow, berjumpa kembali, artikel ini akan membawakan tentang metode penelitian sejarah Pengertian dan Jenis-jenis Kuesioner Dalam Penelitian Kuantitatif simak selengkapnya.

Rikaariyani.com- Pengertian dan Jenis-jenis Kuesioner Dalam Penelitian Kuantitatif- Salah satu metode pengumpulan bahan di investigasi kuantitatif merupakan kuesioner. Apa itu kuesioner? Dan apa saja jenis-jenis kuesioner? Silahkan simak penjelasannya pada artikel berikut ini:

Pengertian Kuesioner

Kuesioner merupakan daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden ala langsung maupun tidak langsung. Kuesioner merupakan alat yang paling efektif buat mengukur sikap, perilaku, dengan lagi pendapat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kuesioner merupakan alat akumulasi bahan yang terjadi dari serangkaian pertanyaan tertulis. 

Pengertian Kuesioner Menurut Para Ahli

Para andal memiliki pendapatnya masing-masing mengenai pemahaman kuesioner, yakni:

1. Suharsimi Arikunto

Menurut Suharsimi Arikunto, Kuesioner merupakan daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang beda untuk memberikan respon sesuai dengan permintaan.

2. Nazir

Menurut Nazir, kuesioner adalah daftar pertanyaan yang berhubungan dengan masalah penelitian. Daftar pertanyaan tersebut dibuat ala lengkap dengan terperinci.

3. Sugiyono

Menurut Sugiyono (2005: 162), kuesioner merupakan gaya akumulasi bahan yang dilakukan dengan cara memberikan jumlah pertanyaan atau pernyataan ala ter-tera tercantum kepada responden.

4. Bimo Walgito (2010) 

 Menurut Bimo Walgito, kuesioner merupakan daftar pertanyaan yang layak dijawab oleh responden. 

5. Dewa Ketut Sukardi

Menurut Dewa Ketut Sukardi, kuesioner merupakan gaya akumulasi bahan di investigasi dengan aturan memberikan pertanyaan atau pernyataan ala ter-tera tercantum kepada responden.

Dari jumlah aksioma di atas, dapat disimpulkan bahwa kuesioner merupakan daftar pertanyaan yang layak disiapkan oleh peneroka buat dijawab oleh responden. Daftar pertanyaan tersebut berkaitan dengan masalah penelitian.

Baca juga:

Langkah identifikasi masalah di penelitian

Review buku cara investigasi kuantitatif 

Mengenal jenis dengan cegak penelitian

Jenis-jenis Kuesioner dalam Penelitan Kuantitatif

Kuesioner terjadi dari jumlah jenis, diantaranya adalah:

1. Kuesioner Tertutup

Kuesioner bersimbur yakni kuesioner yang menyajikan pertanyaan dengan reaksi yang bisa dipilih oleh responden. Kuesioner ini disebut kuesioner bersimbur akibat pertanyaan yang diberikan tak bisa dijawab ala bebas, akibat reaksi telah disediakan oleh peneliti. Responden hanya bisa menjawab ya atau tidak.

Menurut arikunto (2010), kuesioner bersimbur merupakan kuesioner atau daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden dengan menyediakan jumlah opsi jawaban.

Kelemahan dari kuesioner bersimbur merupakan responden tak bisa memberikan informasi ala mendalam mengenai suatu fenomena atau yang lainnya.

Contoh pertanyaannya adalah:

Menurut Anda apakah cara pembelajaran HOTS cocok digunakan buat siswa?

Jawabannya: Ya (     ), Tidak (     )

2. Kuesioner Terbuka

Kuesioner berburai yakni kuesioner yang memberikan kebebasan kepada responden buat menjawab pertanyaan yang diajukan.

Contoh kuesioner terbuka:

  • Menurut Anda, apakah cara pembelajaran ceramah baik buat siswa? 
  • Menurut Anda, bagaimana aturan meningkatkan kemampuan literasi mahasiswa? 
  • Menurut anda, bagaimana aturan mengatasi kecanduan game online pada siswa? 
  • Menurut anda, apakah aplikasi SISTER bermanfaat buat dosen? 
  • Menurut anda, apa kelewahan dengan kekurangan media pembelajaran mendasar blog?

3. Kuesioner Terbuka dengan Tertutup

Kuesioner Terbuka Dan Tertutup merupakan kuesioner yang menggabungkan pertanyaan berburai dengan tertutup. Biasanya jenis kuesione ini digunakan di bimbingan dengan konseling.

Kelemahan dari kuesioner ini merupakan responden membutuhkan waktu yang lama buat menjawab. Selain itu, peneroka lagi hendak kewalahan di berkelakuan data.

4. Kuesioner Semi Terbuka

Kuesioner semi berburai merupakan kuesioner yang memberikan kesempatan kepada responden buat memberikan reaksi beda jika reaksi yang tersedia tak cocok. Kelemahan kuesioner semi berburai merupakan peneroka hendak kesulitan berkelakuan bahan akibat kuantitas reaksi yang ada.

Demikian batasan mengenai pemahaman dengan jenis-jenis kuesioner, semoga bermanfaat.

Baca lagi artikel lainnya:

Perbedaan investigasi kualitatif dengan kuantitatif

Contoh proposal investigasi kuantitatif

Cara pengambilan sampel di investigasi kuantitatif 



begitulah pembahasan perihal Pengertian dan Jenis-jenis Kuesioner Dalam Penelitian Kuantitatif semoga artikel ini berfaedah salam.